Kuliah Saat Usia Tak Muda Lagi, Kenapa Tidak?

Banyak faktor yang membuat keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, tidak dapat Anda realisasikan, padahal hasrat untuk kuliah begitu besar ditambah lagi posisi pekerjaan Anda sekarang mengharuskan minimal harus S1. Apa yang harus Anda lakukan? Sedangkan usia/umur tidak muda lagi?

Berapakah usia Anda sekarang? 25, 26, 30, atau bahkan lebih dari 40 tahun? Anda bisa tetap kuliah, karena memang tidak ada batasan umur dalam melanjutkan studi ke perguruan tinggi swasta (PTS). Tetapi bila Anda mencoba melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), umumnya syarat pendaftaran atau mengikuti ujian ada batasannya, yaitu tidak boleh lebih dari 3 tahun sejak Anda lulus.

kuliah sudah tua

Pernah mendengar Nola Ochs?

Nola Ochs merupakan salah satu contoh seorang nenek yang mampu menyelesaikan kuliah S2-nya, saat beliau berusia 95 tahun. Beliau tercatat sebagai lulusan tertua yang meraih penghargaaan master dalam studi liberal dengan konstrasi sejarah. Setelah menyelesaikan S2-nya, Nola Ochs mengabdikan dirinya dengan menjadi asisten pengajar pascasarjana di Hays, Kansas, yaitu: Fort Hays State University (FHSU).

Tidak hanya Nola Ochs, masih banyak orang tua yang berusia lanjut mau dan mampu menyelesaikan kuliahnya, diantaranya: Georgina Kiely, wanita berumur 85 tahun asal Pert-Australia yang berhasil meraih geraih sarjananya (S1) jurusan sejarah.

Baca juga: Umur 30an lebih, benarkah peluang mendapatkan kerja tertutup?

Mengapa Harus Kuliah?

Banyak orang yang sukses diluaran sana, tanpa kuliah, lalu mengapa Anda memiih kuliah? Terkadang tuntutan kerja, mengharuskan kita wajib/harus kuliah. Contoh: Bila Anda seorang guru, dan kebetulan mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA), tentunya Anda wajib mempunyai gelar S1, Mengapa? Ya, karena kalau murid Anda nantinya lulus, tentunya dia akan sederajat dengan Anda yang juga lulusan SMA. Begitu juga dengan dosen, mereka wajib atau sudah mempunyai Ijazah S2, agar bisa mengajar di bangku perkuliahan.

Banyak faktor yang melatarbelakangi keinginan untuk kuliah, tidak hanya faktor tuntutan dunia kerja, seperti Georgina Kiely melanjutkan kuliah karena ingin melakukan sesuatu yang berharga dalam hidupnya, setelah pensiun sebagai seorang perawat.

Artikel lain: pentingnya penguasaan aplikasi perkantoran untuk memasuki dunia kerja

Memilih Tempat Kuliah

Bila Anda sudah berusia diatas 25 tahun, ditambah lagi Anda saat ini masih bekerja dan tidak mau (tidak mungkin juga) melepaskan pekerjaan yang menjadi sumber penghidupan. Cobalah Anda memilih tempat kuliah (universitas) yang ada kelas karyawannya (Executive class). Mengapa?

Ini, berdasarkan pengalaman sendiri dan juga teman-teman saya, yang kebaetulan mengambil kelas malam/karyawan dan sudah berhasil menjadi sarjana.

Ya, dengan memilih kelas karyawan, tentunya banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan, diantaranya:

  • Kegiatan perkuliahan umumnya dilaksanakan malam hari senin-jum’at (jam 19.00-21.00 Wib), sedangkan di hari sabtu dilaksanakan dari pagi sampai sore hari. Hal ini, tentunya tidak menggangu urusan kantor/pekerjaan bukan?
  • Tidak adanya ospek/MOS (pengenalan kampus)
  • Dapat bertemu orang-orang yang juga sudah bekerja. Dan tentunya ini penting bagi networking atau perluasan jaringan bisnis anda.
  • dan lain-lain, selengkapnya bisa Anda baca pada tulisan saya sebelumnya, executive class, sebuah pilihan ditengah mahalnya biaya kuliah

Berapa lama Waktu yang Anda bisa selesaikan untuk meraih gelar sarjana (S1)?

Anda dapat menyelesaikan waktu 3,5-4 tahun, tergantung keseriusan Anda dalam menempuh dan meraih cita-cita yang Anda inginkan.

Apakah banyak orang yang sudah Tua kuliah di kelas karyawan?

Banyak sekali, saya sendiri pun kuliah di kelas karyawan pada saat saya berumur di atas 28 tahun. Sebagai catatan, saya dulu pernah kuliah reguler dari senin- jum’at, tapi karena bentrok dengan pekerjaan akhirnya kuliah saya terbengkalai… Akhirnya setelah mencari-cari universitas/kampus yang dapat dapat mengakomodir orang yang sudah bekerja, ketemulah saya dengan salah satu kampus yang menyediakan kelas karyawan.

Jadi siapapun Anda, apakah sudah tua, sudah menikah, dan baru ingin atau melanjutkan kuliah lagi..bersegeralah kuliah


51 thoughts on “Kuliah Saat Usia Tak Muda Lagi, Kenapa Tidak?

  1. Risa

    Saya usia 33th baru masuk kuliah tahun ini di IKIP, dan ternyata temen2 saya abg semua. Yg mau saya tanyakan apakah setelah semester 1 saya bisa pindah kuliah ke kampus lain yg ada kelas karyawan ? Terimaksih

    Reply
    1. umar danny Post author

      @risa:kalau boleh tau itu kuliah reguler/kelas karyawan ya? Kalau pindah tempat kuliah bisa..Tetapi sepengatuan saya, kalau mata kuliah semester satu ditempat yang lama bisa dikonversi di tempat yang baru, dengan catatan mata kuliah itu ada juga di tempat yang baru (diakui), biasanya 1 sks itu untuk konversi nilai/penyetaraan dikenakan biaya..

      Kalau saran saya sih, lebih baik diteruskan mba, karena sayang2 uang yang telah dikeluarkan..teman2 saya juga dulu banyak yang kuliah kelas karyawan dengan usia di atas 33 tahun tetapi memang jumlahnya lebih banyak anak yang masih abg.Insyallah rencana saya mau share tulisan mengenai kuliah diatas 30 tahunan.

      Reply
  2. Rul

    Saya usia 25 tahun, pertanyaannya, saya dulu kuliah reguler angkatan 2011 pada tahun 2013 saya terpaksa berhenti karena kedua orangtua saya meninggal dunia dan saya harus menghidupi adik saya dan posisi saat itu saya jatuh miskin, saya sudah selesai mata kuliah seluruhnya dan tinggal susun skripsi, pertanyaannya apa bisa saya melanjutkan S1 saya ini di tahun 2018 atau awal 2019?? Saya kuliah di kampus Muhammadiyah,
    Saya mohon pencerahannya, saya ingin siap S1 saya

    Reply
    1. umar danny Post author

      @Rul: silahkan anda ke kampus lama bagian BAAK, lalu minta pengajuan kembali untuk bisa meneruskan kuliah (maaf saya lupa istilahnya)..biasanya NIMnya mengikuti NIM sekarang.Dan ada biaya administrasi tentunya (koreksi kalau jawaban saya salah)

      Semoga berhasil ya.

      Reply
  3. Ice

    Saya lulusan s1 IT. Saat ini umur udh 32 dan pengen kuliah s1 jurusan lain. Ujiannya gimana ya? Apakah sama kyk ujian waktu penerimaan univ dulu kyk matematika dasar, b ing, ipa,dll?

    Reply
    1. umar danny Post author

      @Ice: biasanya sih setiap kampus kebijakannya berbeda-beda..ada juga yang tidak menggunakan tes tetapi berdasarkan minat dari mahasiswa yang ingin mau kuliah..maun ambil jurusan/program studi APA.

      Reply
  4. Yulia

    Saya umur 31 tahun, sudah menikah punya anak 1 dan sudah kuliah D3 tapi ingin meneruskan kuliah ke S1 karena tuntutan pekerjaan juga. Sebenarnya tidak mengharuskan S1 sih tapi karena sebagian besar karyawan disana S1, jadi agak sedikit terganggu kala orang tau kalau saya cm sebatas D3. Masih banyak ga sih ibu2 muda yang meneruskan kuliah lagi disamping bekerja, jadi seorang ibu, dan jadi mahasiswi juga?

    Reply
    1. umar danny Post author

      @Yulia: saya juga dulu kuliah umur 30an lebih, ambil kelas karyawan..kalau di kelas karyawan saya rasa masih banyak kok..
      Tapi kan mba yulia itu D3, tinggal konversi nilai aja, jadi kuliahnya lebih cepet lulus dibandingkan dengan yang mulai dari nol.

      Reply
  5. Hadiah

    Saya s1 mnajemen, tp mo kull lg ngambil jurusan lain, usia 27, krn Merasa gelar dan bakat pribadi tdak cocok. Mohon pncerahannya, apakh jika sy ngambil jurusan lain, gelar yg sudah ad ini mnjadi tdak brguna? Edisi salah pilih jurusan 😢

    Reply
    1. umar danny Post author

      @hadiah: kenapa ga ngambil kuliah s2 saja mba, lain jurusan juga gpp kok… insyallah yang namanya ilmu pasti berguna..Saran saya sih ambil S2 aja walau beda jurusannya, tapi kalau jurusan S1 yang diambil itu kaitannya dengan perusahaan atau pekerjaan yang mbak sekarang jalanin ya gpp ambil s1 lagi

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.