Sulitnya Mencari Tempat Riset Untuk Skripsi

Sejauh yang saya ketahui, salah satu syarat kelulusan skripsi adalah surat keterangan riset, yaitu sebuah surat resmi yang dikeluarkan oleh instansi/lembaga tempat dimana mahasiswa melakukan penelitian. Dimana isi dari surat keterangan tersebut menyatakan bahwa mahasiswa telah selesai melakukan riset selama kurang lebih 3 bulan dengan baik.

Contoh surat keterangan riset mahasiswa yang sudah menjalani skripsi dengan baik, bisa anda lihat seperti gambar di bawah ini:

contoh surat keterangan risetTempat mahasiswa melakukan riset, tentunya harus sesuai dengan tema skripsi yang diangkat, contoh bila anda mengambil skripsi bertema sistem pakar tentang penyakit bayi, tentunya rumah sakit, klinik kesehatan dan puskesmas bisa menjadi tempat atau obyek yang sesuai dengan pemilihan skripsi yang diambil. Contoh lain, bila anda ingin membuat skripsi sistem pakar tentang mendeteksi kerusakan motor atau mobil, bengkel motor atau mobil bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melakukan penelitian.

Tetapi untuk mendapatkan tempat riset yang sesuai dengan topik/tema skripsi yang diambil, tidak semudah yang dibayangkan, Mengapa? Dari pengalaman beberapa teman yang sudah menjalani skripsi, penolakan dari instansi yang ingin dijadikan tempat riset, menjadi faktor utamanya.

Walaupun mahasiswa telah dibekali surat keterangan dari univeristas tempat mereka kuliah untuk melakukan riset, tetapi tidak semua lembaga atau instansi dengan serta merta menerima mahasiswa. Alasan penolakan instansi tersebut beraneka ragam, tetapi kebanyakan alasan privacy dan tidak ingin terganggunya suasana lingkungan kerja menjadi alasan mereka menolak mahasiswa yang ingin melakukan riset.

Tidak sedikit mahasiswa yang mengambil jalan pintas, dikarenakan tidak mendapatkan surat keterangan riset yang diinginkan, akhirnya membuat surat keterangan riset sendiri dengan mengatasnamakan lembaga/instansi tertentu, seolah-olah mereka telah melakukan penelitian di instansi tersebut. Hal ini bisa menjadi bomerang bagi mahasiswa tersebut, karena pada saat sidang skripsi, surat keterangan riset yang asli mesti dibawa di ruang sidang skripsi sebagai pelengkap dokumen sidang skripsi, lalu dosen penguji mengecek keabsahan surat tersebut, bila ternyata surat tersebut tidak benar, maka otomatis mahasiswa tersebut dinyatakan gagal dalam sidang skripsi.

Baca juga : tips sederhana agar skripsi lancar dan sukses

Untuk mensiasati hal tersebut di atas, banyak mahasiswa yang akhirnya melobi saudara, teman yang kebetulan bekerja di instansi yang ingin dijadikan obyek penelitian. Hal ini jauh lebih mudah, dibandingkan dengan mendatanginya langsung tanpa ada referensi dari teman/saudara. Walaupun sekarang bukan zamannya Orde Baru, tetapi yang namanya nepotisme tetap dibutuhkan dalam keadaan mendesak bukan? Hal ini wajar dan sah-sah saja kok, yang penting anda sebagai mahasiswa yang sedang mencari lembaga/instansi sebagai tempat riset dapat diterima dan mendapatkan surat keterangan riset. Semoga tulisan sulitnya mencari tempat riset untuk skripsi, bukan lagi menjadi masalah bagi anda yang kebetulan sedang menjalani skripsi atau tugas akhir.

Bagikan Yuuk!

    Leave a Reply

    Name *
    Email *
    Website