Umur 30an Lebih, Benarkah Peluang Mendapatkan Kerja Tertutup?

Melamar kerja, idealnya adalah setelah anda lulus dari kuliah atau setidak-tidaknya telah menamatkan bangku sekolah menengah atas/sederajat.

Tapi bagaimana bila anda telah bekerja…. tiba-tiba pihak perusahaan merumahkan anda? Karena alasan perampingan karyawan, perusahaan yang mengalami kemunduran/kerugian, dan lain-lain.

Tentunya hal ini menjadi pukulan tersendiri bagi anda yang telah berkeluarga atau anda yang telah menggantungkan gaji tiap bulan dari perusahaan untuk biaya hidup dan keperluan sehari-hari.

Di samping itu, faktor usia yang sudah tidak muda lagi atau usia anda di atas 30an lebih menjadi tanda tanya besar di batin dan hati……..

Bisakah melamar kerja dan cepat diterima di perusahaan yang baru? Mampukah bersaing dengan yang muda-muda?

Artikel terkait : cara melamar pekerjaan lewat internet

pusing-cari-kerja

Bagi anda yang mempunyai keahlian tertentu, usia atau umur berapapun mungkin tidak menjadi penghalang……….karena anda bisa mengandalkan keahlian yang dimiliki untuk melamar kerja atau bekerja untuk diri sendiri alias wiraswasta.

Untuk itu  tak salah apa yang dikatakan oleh Charles Darwin, berikut ini:

“It is not the strongest of the species that survives, nor the most intelligent that survives. It is the one that is most adaptable to change”.

“Bukan yang paling kuat yang bisa bertahan hidup, bukan juga yang paling pintar. Yang paling bisa bertahan hidup adalah yang paling bisa beradaptasi dengan perubahan”

Ya memang, kita harus bisa beradaptasi dengan perubahan, artinya……… kita dituntut untuk terus belajar, beradaptasi dengan cara yang benar, agar nantinya bila ada perubahan, apa yang kita inginkan sesuai dengan target/harapan……

 

Diterima Bekerja Karena Keahlian Photoshop

Melanjutkan tentang keahlian, saya punya teman yang bekerja sebagai Teknisi Komputer di salah satu perusahaan di daerah Tangerang, dekat perbatasan Jakarta dan Banten.

Perusahaan tempat teman saya bekerja mengalami kemunduran, akhirnya perusahaan tersebut mesti merampingkangkan karyawannya, salah satu yang dirumahkan adalah kawan saya tersebut.

Teman saya telah bekerja di perusahaan tersebut lebih dari lima tahun, dan pada waktu di PHK (Putus Hubungan Kerja) tahun 2013, dia mendapatkan hanya sekitar satu bulan gaji, ya kalau dihitung sekitar UMR Jakarta sekarang ini (2015).

Dengan uang segitu, tentunya hanya cukup untuk biaya hidup selama satu bulan. Belum lagi dia telah berkeluarga dan mempunyai satu orang anak yang masih kecil.

Akhirnya teman saya memutuskan secepatnya mendapatkan pekerjaan yang baru. Mulailah dia membuat surat lamaran kerja dan melamar dari satu kantor ke kantor lainnya.

Tidak hanya datang langsung (door to door),  tetapi dia juga melamar pekerjaan melalui internet, seperti: membuat akun di jobstreet, melamar pekerjaan melalui email dari alamat yang dia dapatkan dari kaskus dan juga dari informasi teman-teman dekatnya termasuk saya.

Artikel lain: Kuliah saat usia tak muda lagi, kenapa tidak?

Faktor Umur yang lebih dari 30Tahun

Memang teman saya ini, usianya lebih tua dibandingkan saya, tepatnya sih sekitar 2 tahunan. Tetapi itu semua tidak menjadi penghalang baginya untuk terus melamar pekerjaan.

Maju terus pantang pulang, kalau belum dapat kerja!!!

Singkat cerita….

Setelah dia melamar pekerjaan baik offline maupun online, dan menerima beberapa panggilan untuk test psikotest serta interview.  Teman saya gagal, dikarenakan usia yang tidak memenuhi persyaratan, mengapa? Karena persyaratan untuk diterima di perusahaan-perusahaan tersebut harus berusia maksimal 30 tahun.

Tidak percaya?

Cobalah anda melihat persyaratan melamar pekerjaan, hampir semua (walau tidak semua) perusahaan di Indonesia memberi persyaratan untuk perekrutan karyawannya dengan usia maksimal 30 tahun.

Tetapi teman saya tidak menyerah begitu saja, dia mencoba peruntungannya kembali, setelah melihat sebuah iklan di kaskus.

Di iklan tersebut dijelaskan bahwa perusahaan tersebut membutuhkan karyawan yang bisa photoshop tanpa embel-embel umur maksimal 30 tahun.

Kebetulan teman saya itu bisa sedikit photoshop walau tidak expert, tapi dia yakin bahwa dia mampu bekerja dengan menggunakan photoshop. Karena dia sering menerima pesanan gambar dari teman-temannya. Walau tidak sebagus yang sudah ahli, tetapi lumayanlah hasilnya, tidak mengecewakan.

baca juga: tutorial photohsop cs3 bahasa Indonesia

Akhirnya teman saya mengirimkan email ke perusahaan tersebut, selang 2 hari dia mendapat email balasan untuk menjalani test. Seminggu kemudian dia nyatakan diterima di perusahaan tersebut.

Kini, dia telah bekerja di perusahaan tersebut sudah 2 tahun dengan gaji UMR Jakarta. Dan saya ingat betul, waktu dia melamar pekerjaan dan mencari contoh surat lamaran pekerjaan, dia menggunakan surat lamaran pekerjaan yang tidak terlalu bagus atau biasa-biasa saja, tetapi tetap diterima, karena apa?  Skill/keahlian photoshop

Dari cerita di atas….Tentunya penting memasukkan keahlian/pengalaman disurat lamaran kerja sebagai referensi.

Masukkan Pengalaman/Keahlian Dalam Resume

Oh ya….Yang tidak kalah pentingnya, walaupun usia anda sudah diatas 30, bahkan mungkin diatas 38? Adalah resume…Yaitu sebuah rangkuman keahlian, pendidikan dan pengalaman Anda.

Tunjukkan bahwa Anda mempunyai keahlian dan pengalaman lebih dibandingkan kandidat lain. Umumnya resume bisa dituliskan terpisah, tetapi banyak juga para pelamar yang menggabungkan resume dengan CV. Dengan kata lain penulisan resume dijadikan satu dengan CV.

Resume sangat diperlukan saat melamar kerja secara online/offline, bila anda pernah melamar kerja melalui jobstreet, tentunya pernah melihat kotak/form isian untuk mengisikan resume.

Untuk melihat contoh pengisian form resume, silahkan baca tulisan: cara mempromosikan diri dan mengisi profil di jobstreet

Kesimpulan: Umur 30an bahkan lebih, tidak membatasi Anda untuk diterima pekerjaan di perusahaan yang baru.

Keahlian dan terus mau untuk belajar menjadi kunci keberhasilan menjalani tantangan hidup yang semakin keras ini.

Gunakalah fasilitas melamar kerja secara online seperti jobstreet, tentunya ini akan jauh lebih baik, daripada Anda harus door to door, dari satu pintu kantor ke pintu lainnya…

Yakin dan tumbuhkan selalu harapan bahwa Anda pasti bisa melewati kegagalan..

5 Replies to “Umur 30an Lebih, Benarkah Peluang Mendapatkan Kerja Tertutup?”

    1. @om hendry: yoi om, banyak kok orang yang sukses melamar kerja pada saat umurnya lebih dari 30an..ditambah lagi kesempatan yang lebih banyak untuk para pencari kerja dengan dibukanya lapak-lapak online untuk melamar kerja, seperti jobstreet, jobsdb, dsb. Tentunya ini merupakan angin segar dan pembawa harapan untuk hidup yang lebih layak.

  1. saya kebetulan sudah berumur 27 tahun,

    saya lulusan universitas s1 jurusan sistem informasi.

    setelah lulus saya tidak bekerja sampai sekarang saya mencari duit sendiri online.

    tapi sayang nya skill saya ini bisa di bilang gelap. karena berbau dengan hacking & carding.

    kalo untuk keahlian saya bisa di bilang expert dalam bidang komputer, dari mulai desain photosop (sampai memalsukan dokumen buat verivikasi pembayaran online luar negeri),
    hingga ke urusan server & keamanan sistem. linux , windows , android. saya cukup mengerti semua.

    apakah keahlian saya yang sedikit berbahaya itu saya sertakan juga di resume 🙁 ?

    saya sudah bosan dengan uang haram dan mau ke yang halal, denger ceramah ceramah serem.

    terimakasih,.

    1. @youry neo: wah banyak juga ya keahliannya…kalau saya pribadi sih mas, coba liat posisi lamaran kerja yang ingin dilamar..kalau memang masih berhubungan dengan dunia hosting/domain/server ataupun OS saya rasa tidak masalah untuk dimasukkan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *