Inilah Cara Personalisasi Konten Berdasarkan Jenis Audiens

Tips Membuat Personalisasi Konten – Pemasaran yang dipersonalisasi merupakan bagian penting dalam strategi marketing saat ini. Hal ini berlaku juga untuk Anda yang sudah memiliki website, baik menggunakan hosting murah, maupun bertaraf tinggi. Tujuan dari strategi ini yaitu agar kita bisa menghasilkan konten sesuai jenis audiens.

Namun, sebagian pelaku usaha di bidang e-commerce, belum mengetahui cara membuatnya, dan apa saja keuntungannya. Nah, di sini, akan dijelaskan secara lengkap terkait personalisasi konten agar sesuai dengan jenis audiens.

Mengenal Apa Itu Personalisasi Marketing/Konten

Sebelum kami jauh membahasnya, alangkah baiknya kita berkenalan terlebih dahulu pada strategi marketing yang satu ini.

Personalisasi marketing, yaitu strategi membuat dan mengirimkan konten yang relevan kepada audiens. Ada 3 elemen penting dalam pembuatannya, yaitu mengumpulkan data, menganalisis, dan menggunakan teknologi automation.

Baca juga: Share Pengalaman Ngeblog dengan hosting Pribadi

Tujuan utama personalisasi marketing yaitu untuk meningkatkan engagement sebuah brand dengan customer maupun calon customer. Cara ini dinilai lebih individual, sehingga memiliki peluang yang cukup besar bagi pelaku usaha agar lebih dekat dengan customer, maupun calon customer.

Sebagai informasi, strategi ini sudah cukup populer sejak lama. Bahkan, di tahun 2019, strategi ini cukup booming dan diaplikasikan oleh beberapa pelaku usaha berbasis online.

Kelebihan Personalisasi Konten dan Marketing/Konten

Jika Anda sudah memiliki website bisnis, baik menggunakan paket hosting murah Hostinger, atau di atasnya, upayakanlah untuk mengaplikasikan strategi ini. Pasalnya, personalisasi konten atau personalisasi marketing, memiliki kelebihan sebagai berikut:

1. Mampu Meningkatkan Engagement Rate

Mengaplikasikan strategi marketing tidak semudah beli hosting gratis domain .com, lalu membuatnya menjadi toko online. Pemasaran bisa dikatakan hal yang cukup rumit, di mana Anda harus bisa menarik perhatian pelanggan maupun calon pelanggan.

Bagi yang kesulitan, strategi personalisasi marketing ini, bisa Anda optimalkan di awal. Pasalnya, seperti yang dijelaskan di atas, strategi ini mampu meningkatkan engagement rate.

Contohnya, buatlah kata sapaan pada email yang Anda kirimkan ke customer atau calon customer. Menyapa customer melalui email, ternyata memiliki kemungkinan besar dibuka oleh si penerima. Bahkan, sapaan tersebut, diklaim mampu meningkatkan click-through-rate yang relatif tinggi.

Contoh lainnya yaitu, suatu perusahaan minuman bersoda, pernah mengeluarkan botol dengan nama orang. Strategi tersebut ternyata berhasil menaikkan penjualan pemasaran produk tersebut. Inilah salah satu contoh dari personalisasi marketing.

2. Meningkatkan Loyalty Pelanggan

Kesetiaan pelanggan adalah salah satu aset yang sangat berharga. Setiap pelaku usaha pasti tidak ingin kehilangan pelanggannya. Nah, customer loyalty, atau kesetiaan pelanggan, ternyata bisa ditingkatkan dengan strategi personalisasi.

Baca juga: Table Kode Domain Internet untuk Semua Negara

Contoh kecil personalisasi konten untuk meningkatkan kesetiaan pelanggan adalah ucapan selamat ulang tahun. Terkesan sederhana, tapi sangat bermakna. Konten semacam ini akan membangun hubungan yang lebih dekat dengan customer. Mengirim konten semacam ini, juga bisa Anda lakukan via email.

3.Membangun Hubungan Baik dengan Pelanggan

Semakin sering Anda mengaplikasikan strategi personalisasi, maka semakin bagus untuk hubungan Anda dan pelanggan. Brand Anda akan lebih dekat dengan pelanggan. Ketika hubungan sudah semakin dekat, Anda akan mudah mengumpulkan data-data terkait preferensi maupun kebiasaan mereka.

Selain itu, konten yang bersifat personal, juga lebih mudah menyentuh seseorang. Pasalnya, dalam konten tersebut, ada semacam sentuhan melalui komunikasi yang dikemas ke dalam bentuk konten pemasaran.

5 Cara Personalisasi Konten yang Tepat

Sudah beli hosting dan buat toko online atau website bisnis? Tapi, masih bingung memulai strategi pemasaran? Jangan khawatir, kami akan coba membantu Anda untuk memulai strategi pemasaran dengan personal konten. Berikut ulasannya:

1. Awali dengan Mengumpulkan Data Customer

Data customer adalah bagian terpenting untuk memulai strategi personalisasi konten. Dengan mengumpulkan data para pelanggan, Anda akan mudah memilih ads yang cocok untuk ditampilkan kepada customer. Anda juga akan mengetahui jenis konten apa yang mereka sukai.

Untuk mengumpulkan data pelanggan, saat ini tidak terlalu sulit. Anda bisa menggunakan teknologi yang ada. Yang terpenting adalah, Anda harus membangun interaksi dulu dengan mereka. Setelah itu, silahkan manfaatkan berbagai touchpoint untuk mengumpulkan data mereka saat berinteraksi.

Baca juga: Kisaran harga meletakkan file Aplikasi ke hosting berbayar

Data customer juga bisa Anda cek melalui email. Silahkan tracking email Anda, atau melalui histori belanjaan customer di tempat Anda. Dari sini, sedikitnya Anda sudah mendapatkan sedikit data personal mereka sebagai bahan untuk pembuatan konten.

2. Pelajari Buyer Persona Lalu Membuatnya

Dalam strategi marketing kontemporer, Anda wajib mengetahui apa itu buyer persona? Istilah tersebut merupakan sebuah representasi pelanggan ideal brand Anda. Buyer persona bisa kita buat berdasarkan data tentang pelanggan Anda, juga riset market.

Membuat buyer persona jelas sangat menguntungkan bagi bisnis Anda. Pasalnya, strategi ini bisa memungkinkan para pelaku usaha untuk mengetahui apa yang pelanggan Anda butuhkan. Dengan begitu, Anda pun dapat dengan mudah memberikan konten sesuai dengan yang mereka inginkan.

Sebagai informasi tambahan, buyer persona ini terdiri dari beberapa hal. Mulai dari umur, profesi, lokasi, dan berbagai hal lainnya yang sangat mereka butuhkan. Melalui buyer persona, Anda pun bisa melakukan segmentasi audiens untuk membuat konten personal.

3. Membuat Strategi Perencanaan

Perencanaan sangat penting dalam pembuatan konten. Setelah Anda mengenal customer, dan juga mengumpulkan data mereka, Anda sudah selangkah lebih maju untuk membuat konten yang mereka sukai.

Ada 3 hal yang wajib diperhatikan dalam perencanaan pembuatan konten. Ketiga hal tersebut yaitu media apa yang akan digunakan untuk mendistribusikan konten, berapa anggarannya, dan jenis konten apa yang cocok untuk mereka.

Baca juga: Custome URL Shortner menggunakan bitly dan google

Selain itu, ada juga detail-detail kecil yang tak kalah penting untuk diperhatikan. Misalnya seperti, jika Anda memilih media sosial untuk mendistribusikan konten, jangan lupa juga untuk menggunakan hastag yang relevan.

4. Konten Wajib Original

Konten yang bagus dan menarik akan memberi nilai tambah. Namun, semua akan sia-sia jika konten yang dibuat tidak original. Mencontek konten lain hanya untuk inspirasi dan ide, masih dianggap wajar. Asalkan tidak mencontek secara keseluruhan ide konten milik orang lain.

Originalitas konten adalah hal yang sangat penting. Karena, konten yang orisinil dan menarik mampu menarik perhatian target audiens Anda. Selain itu, usahakan agar tidak membuat konten yang membosankan, ya.

5. Konten Harus Memberikan Benefit Bagi Audiens

Konten yang memiliki nilai tambah pada audiens tentu akan sangat menarik perhatian. Bahkan, konten personal yang memiliki benefit, akan membuat tingkat loyalitas pelanggan semakin tinggi.

Benefit pada konten bisa bermacam-macam. Contohnya seperti, mengedukasi pelanggan tentang manfaat produk Anda. Atau, bisa juga dengan membuat konten-konten yang bersifat informatif dan bermanfaat.

Baca juga: 3 Langkah mudah merubah file PDF ke Word secara Online

Seperti yang kita ketahui, internet saat ini terus dibanjiri dengan berbagai jenis informasi. Itu artinya, orang-orang di seluruh dunia selalu haus akan informasi. Maka dari itu, buatlah konten yang bersifat informatif yang dikemas secara menarik agar disukai audiens.

Demikian informasi seputar cara personalisasi konten sesuai dengan jenis audiens. Cara di atas bisa diaplikasikan langsung bagi Anda yang sudah membeli hosting murah, dan menggunakannya untuk berjualan atau berbisnis. bagaimana, tertarik untuk mencobanya?

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.